Topik trending
#
Bonk Eco continues to show strength amid $USELESS rally
#
Pump.fun to raise $1B token sale, traders speculating on airdrop
#
Boop.Fun leading the way with a new launchpad on Solana.
Bayangkan sebuah bintang yang begitu kolosal sehingga menentang imajinasi manusia: Stephenson 2-18, raksasa merah tua yang bersembunyi di kedalaman galaksi kita. Jika hypergiant merah ini tiba-tiba bertukar tempat dengan Matahari kita, permukaannya yang membengkak akan membentang jauh melampaui orbit Saturnus—menelan Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, dan masih menjangkau jauh ke dalam alam raksasa bercincin itu. Tata surya bagian dalam akan menghilang seluruhnya di dalam pelukannya yang mencekik. Cahaya itu sendiri berjuang untuk melintasi monster ini: satu foton akan membutuhkan lebih dari delapan jam untuk merangkak dari satu tepi diameternya ke tepi lainnya. Sebagai perbandingan, Matahari kita—yang sudah menjadi kelas berat—menyusut menjadi titik yang menyedihkan, sekedar debu di samping raksasa kosmik ini. Terletak sekitar 19.000 tahun cahaya jauhnya di konstelasi Scutum, Stephenson 2-18 berpacu menuju akhir dramatisnya. Dalam istilah astronomi, hidupnya hampir habis. Segera—dalam skala waktu kosmik—kemungkinan akan meletus dalam supernova bencana, atau mungkin runtuh langsung ke dalam lubang hitam tanpa kilatan pun. Bintang tunggal ini mendorong batas-batas fisika bintang, menantang model kita dan berfungsi sebagai monumen yang merendahkan hati untuk ekstrem alam semesta yang buas: sisik yang begitu luas, kekuatan yang begitu tak kenal ampun, mereka membuat seluruh tata surya kita terasa seperti bisikan sekilas dalam raungan tak berujung.

Teratas
Peringkat
Favorit
