Prospek produk X mengungkapkan alasan sebenarnya dari penurunan lalu lintas di CT (Crypto Twitter) dan kemudian menghapus postingan aslinya. Poin intinya mudah: penurunan lalu lintas CT bukanlah bias algoritmik, tetapi reaksi yang disebabkan oleh sejumlah besar interaksi yang tidak efisien. Menurut data resmi, rata-rata pengguna memiliki anggaran perhatian harian yang sangat rendah, rata-rata hanya membaca 20-30 postingan. Namun, CT telah lama lazim dalam strategi "menyikat angka", menghasilkan sejumlah besar akun yang mengirim ratusan GM tanpa informasi substantif setiap hari, yang tidak membawa nilai tambahan ke platform. Berdasarkan ini, tiga logika inti dari algoritma rekomendasi X dapat disimpulkan: 1. Penilaian nilai semantik (intervensi Grok): Algoritme memiliki kemampuan untuk memahami konten. Salam murni (GM/GN) tanpa informasi tambahan dinilai sebagai konten bernilai rendah dan terdegradasi. 2. Peringkat kepercayaan akun: Sistem dapat menandai akun secara hierarkis. Pengiriman konten homogen frekuensi tinggi (seperti GM) diberi label negatif (mirip dengan Shadowban), dan setelah ditandai, konten berkualitas tinggi berikutnya akan sulit untuk masuk ke kumpulan rekomendasi. 3. Permainan perhatian zero-sum: Mengingat bahwa pengguna hanya memiliki anggaran membaca harian 20-30 artikel, algoritme pasti akan memprioritaskan konten yang cocok dengan kemungkinan retensi yang tinggi, yang kemungkinan paling diminati pengguna. Era memenangkan perhatian dengan jumlah tumpukan telah berakhir. Di bawah sistem pembobotan baru, aktivitas rasio signal-to-noise rendah telah diubah menjadi ekuitas negatif.