Saya memiliki hubungan cinta/benci dengan internet. Di satu sisi, itu menghubungkan kita, mengajari kita, dan menghibur kita. Di sisi lain, itu adalah jalan keluar untuk kemarahan manusia. Kemarahan manusia itu jelek dan bisa tampak sangat kejam, tetapi sebenarnya berasal dari rasa sakit, ketakutan, dan ketidakberdayaan. Kemarahan, bahkan ketika salah arah, terasa memberdayakan. Kemarahan online terasa menghubungkan saat ini, tetapi sekilas dan pada akhirnya terisolasi dalam jangka panjang. Saya tidak memaafkannya. Saya hanya bertanya-tanya apakah mungkin untuk mengubahnya. Sebagai kolektif, apakah kita akan pernah melampaui ini? Hanya pertanyaan dari manusia kecil ...
Juga, jika kita tidak memiliki internet untuk mengamuk, bagaimana kita akan mengekspresikan perasaan kita? Dengan cara yang lebih sehat atau akankah orang pergi ke pos lebih sering?
108