Cerita dan narasi tidak menunjukkan harga. Sebaliknya, harga memimpin narasi. Setelah tren harga berubah, cerita dan narasi mengikuti. Akhirnya, sebagian besar mulai percaya, berubah menjadi konsensus atau pemikiran kelompok. Di sinilah inefisiensi (tepi) dapat ditemukan.