Imbal hasil obligasi pemerintah Jepang 30-an melonjak 10 bps menjadi 3,50%, level tertinggi sejak setidaknya 1990-an. Langkah itu dilakukan di tengah spekulasi yang berkembang bahwa PM Sanae Takaichi dapat membubarkan parlemen pada awal bulan depan, menyusul laporan di media lokal. (BBG)