Topik trending
#
Bonk Eco continues to show strength amid $USELESS rally
#
Pump.fun to raise $1B token sale, traders speculating on airdrop
#
Boop.Fun leading the way with a new launchpad on Solana.
Kemajuan komputasi kuantum
Untuk pertama kalinya, para peneliti telah menunjukkan cara untuk membangun komputer kuantum yang toleran kesalahan yang tidak memerlukan jumlah qubit yang tidak masuk akal atau perlambatan ekstrem.
Para ilmuwan dari Tokyo mengembangkan protokol komputasi kuantum baru yang secara dramatis mengurangi biaya koreksi kesalahan, salah satu hambatan terbesar untuk mesin kuantum yang dapat diskalakan.
Komputer kuantum rapuh. Untuk melindungi informasi, satu qubit logis yang berguna biasanya membutuhkan banyak qubit fisik, membuat sistem besar tidak praktis. Sampai saat ini, meningkatkan keandalan selalu berarti lebih banyak qubit atau komputasi yang jauh lebih lambat.
Namun dalam penelitian ini, para peneliti menggabungkan kode Quantum Low-Density Parity-Check (QLDPC) dengan kode Steane yang digabungkan untuk mendapatkan keduanya:
> Overhead ruang konstan → qubit fisik per qubit logis tetap terbatas.
> Komputasi overhead waktu polilogaritmik → hanya sedikit melambat seiring pertumbuhan sistem.
Mereka juga memperkenalkan metode baru yang disebut reduksi sirkuit parsial untuk membuktikan secara matematis bahwa sistem tetap dapat diandalkan di bawah ambang kesalahan yang ditentukan.
Mengapa ini penting:
Toleransi kesalahan adalah garis antara demo kuantum eksperimental dan komputer kuantum dunia nyata. Pekerjaan ini menunjukkan, untuk pertama kalinya secara teori, bahwa komputasi kuantum yang dapat diskalakan dapat menjadi efisien dan cepat, tanpa meledakkan permintaan perangkat keras.

Teratas
Peringkat
Favorit
