Sebagian besar Strategi Perdagangan terdengar bagus di atas kertas. Mereka merasa logis. Tetapi "logis" tidak berarti bahwa strategi tersebut berhak menghasilkan uang. Hanya sebagian kecil ide yang benar-benar menguntungkan karena pasar (pengambilan keputusan kolektif manusia) tidak sepenuhnya logis setiap saat. Inilah sebabnya mengapa saya lebih suka menilai strategi berdasarkan data daripada hanya logika murni saja. 2 Contoh Di Bawah ↓ ------------------ Contoh 1. • Saya bullish karena X masuk akal. Contoh 2. • Saya bullish karena 471 kali terakhir X terjadi, harga naik 62% dari waktu. • Keuntungan rata-rata adalah +2,1%. • Kerugian rata-rata adalah -1,4%. • Saya bullish karena statistik. ------------------ Poin yang saya coba sampaikan di sini adalah bahwa pasar tidak rasional. Ada banyak waktu ketika hal-hal yang tampaknya mustahil benar-benar terjadi di pasar. Murni bertaruh pada ide-ide logis yang dimainkan dengan cara yang logis bukanlah caranya. Tetapi bertaruh pada outlier statistik untuk terus bermain seperti itu, bahkan jika logikanya terdengar agak "off", jauh lebih mudah bagi saya. ------------------ ...