🚨 Tim kereta luncur Jamaika kembali ke Olimpiade. Skuad kereta luncur Jamaika membuktikan bahwa mereka jauh lebih dari sekadar legenda Hollywood, setelah secara resmi mengamankan tiga kuota untuk Olimpiade Musim Dingin 2026 di Milano Cortina. Federasi Bobsleigh & Skeleton Jamaika mengkonfirmasi bahwa negara itu akan bersaing dalam acara monobob dua pria, empat pria, dan wanita. Ini cocok dengan penampilan kuat mereka dari tahun 2022 dan memperkuat tempat Jamaika sebagai kekuatan serius di sirkuit es internasional. Sementara tim dua orang wanita duduk sebagai pengganti pertama, tim yang memenuhi syarat menyoroti komitmen berkelanjutan federasi terhadap keunggulan dan daya saing global. Setelah lama absen dari beberapa siklus Olimpiade antara 2006 dan 2018, Jamaika telah meraung kembali dengan energi baru, menjaga bendera Karibia tetap berkibar tinggi dalam olahraga musim dingin. Tonggak sejarah ini datang setelah pencapaian terobosan pada November 2025, ketika Jamaika meraih medali emas internasional pertamanya dalam acara empat orang di Piala Amerika Utara di Whistler, mengungguli Kanada. Pilot Junior Harris dan Shane Pitter berbagi kebanggaan besar mereka, mengatakan kemenangan itu menyentuh akord di seluruh pulau. Dari kisah underdog yang menginspirasi hingga pembangkit tenaga listrik pemenang medali sejati, tim kereta luncur Jamaika siap untuk menulis babak baru kesuksesan yang menarik yang melampaui akar sinematiknya.