Martin King adalah versi proto-dari buku pedoman yang terbangun. Berpura-pura tentang "kesetaraan" dan "keadilan", padahal pada kenyataannya agendanya adalah kekerasan kejam yang dimotivasi oleh kecemburuan dan kepahitan.
AG
AG15 jam lalu
MLK Jr. adalah sosok transformatif karena banyak alasan, tetapi yang sangat relevan dengan wacana saat ini adalah penolakannya untuk menolak Amerika dan memecah belah orang Amerika. Tuntutan MLK Jr., seperti yang diartikulasikan dalam pidatonya yang paling terkenal, adalah agar Amerika Serikat menjalankan cita-cita yang ditetapkan dalam dokumen pendiriannya. Dengan melakukan itu, dia menolak banyak suara yang bersikeras bahwa dia menolak Amerika. Bahwa dia mengadopsi gagasan bahwa Amerika dan dokumen-dokumen pendirian itu sendiri korup karena kekurangan para pendiri dan bagaimana mereka dieksekusi. Sebaliknya, dia mengadvokasi kemarahan dan balas dendam sebagai satu-satunya jalan menuju keadilan. Pertarungan itu masih berlanjut hingga saat ini. Ada banyak suara keras hari ini yang bersikeras satu-satunya jalan ke depan adalah menolak cita-cita yang membuat Amerika seperti sekarang. Bahwa satu-satunya solusi adalah memecah belah orang. Suara-suara itu sekarang ada di kiri dan kanan. Satu-satunya cara untuk melestarikan eksepsionalisme Amerika adalah dengan menolak suara-suara itu. Untuk mencari orang-orang yang ingin Amerika menghidupi cita-citanya, bukan menolaknya.
Bayangkan woke telah menang dan memiliki lima puluh tahun untuk mengindoktrinasi generasi berikutnya. Sekarang Anda memahami fenomena Martin Luther King. Dia sebenarnya sangat tidak populer ketika dia meninggal.
17