"Trump telah mengatakan tangannya berada di pelatuknya. Kami akan memotong tangan dan jarinya," kata jenderal senior IRGC dan anggota Dewan Kebijaksanaan Iran, Mohsen Rezaei, pada hari Kamis, mengeluarkan ancaman langsung terhadap Presiden AS Donald Trump. Rezaei menambahkan bahwa Iran tidak akan lagi menerima gencatan senjata jika negara itu diserang. "Jika kita bergerak maju, tidak akan ada pembicaraan tentang gencatan senjata lagi," katanya. "Anda tidak memperhatikan pengekangan dan kesabaran strategis yang telah kami tunjukkan. Berhenti sekarang. Mundur, jika tidak, tidak ada markasmu di wilayah itu yang akan aman."