Masyarakat menuntut agar seorang wanita tetap tenang ketika agen bersenjata secara agresif mencoba membuka pintu mobilnya secara paksa, namun seorang petugas ICE diizinkan untuk "panik" dan melepaskan tiga tembakan ke kepala seseorang dari jarak dekat hanya karena dia mengaku merasa terancam.