Tubuh wanita mampu melakukan hal-hal menakjubkan yang tidak dimiliki tubuh pria. Mencampuradukkan yang terkuat dan tercepat (dalam istilah olahraga kasar) dengan "paling mampu" adalah pemikiran patriarki - seolah-olah semua yang ditawarkan wanita bersifat pasif dan tidak diperhitungkan