✨ Selamat Tahun Baru ✨
Bersyukur tanpa kata-kata untuk semua orang yang mendukung perjalanan seni saya tahun ini cinta, percakapan, kepercayaan, dan kehadiran yang tenang di sepanjang jalan.
Setiap dukungan berarti lebih dari yang Anda ketahui.
Inilah cerita baru, akar yang lebih dalam, dan hari-hari yang lebih cerah di depan 🤍🌱
GM 🌞
⛴️Penurunan 🧜🏼 ♀️ baru
"Laut Mengalir dalam Tidurku"
🧜🏼⛴️
Setiap malam, batas-batas dunia fisik runtuh, dan laut tumpah ke dalam mimpiku, membawa perahu kecil, cerita yang hilang, dan fragmen diriku ...
🔥
AI bisa menjadi alat yang melayani seni, bukan penggantinya.
Sama seperti kamera, kuas, atau Photoshop dulu.
Seni tidak dibuat dengan teknik saja.
Itu dibuat oleh ide, pilihan, ingatan, rasa, dan pengalaman hidup.
Saat ini, banyak seniman tidak menjual tenaga kerja, mereka menjual visi.
Mereka membangun konsep, dunia, dan cara melihat.
Dan sama seperti tidak semua orang dengan kamera adalah seorang fotografer,
tidak semua orang yang menggunakan AI adalah seorang seniman.
AI dapat mempercepat segalanya.
Itu bisa membuka pintu baru.
Itu dapat memperluas bahasa visual.
Tetapi makna, niat, risiko, dan tanggung jawab masih menjadi milik manusia.
Pertanyaannya tidak pernah "AI atau tidak ada AI."
Pertanyaannya adalah: apakah Anda benar-benar memiliki sesuatu untuk dikatakan?
Bagian itu tidak berubah.