Apakah Tuhan memperhitungkan apa yang kita inginkan, memilih kandidat berdasarkan tingkat iman mereka, dan menyampaikan kepada mereka pada jangka waktu yang berbeda? Atau apakah hanya manusia yang menumbuhkan ilusi tentang Tuhan yang melakukan pekerjaan mereka, sementara pada kenyataannya, merekalah yang berusaha maksimal untuk mencapai apa yang mereka inginkan?