Kim Jong-Un mengamankan kemenangan dominan dalam pemilu Korea Utara, dengan partainya menerima 99,3% suara. Kantor Berita Pusat Korea melaporkan bahwa jumlah pemilih sekitar 99,9%. KCNA mengatakan hasilnya adalah bukti dari "keinginan dan kepercayaan diri warga negara untuk mempertahankan sistem politik negara mereka yang mulia."