POLITICO: Bagaimana bisa ada kesepakatan damai antara Anda dan Putin ketika Anda saling membenci? ZELENSKYY: Tidak ada yang berbicara tentang persahabatan. Dia adalah seorang pembunuh. Dia mencoba menduduki kami dan membunuh banyak orang. Kami melawan, dan dia kehilangan banyak tentara. Kebencian itu bisa dimengerti. Tetapi kedamaian bukan tentang emosi atau perasaan pribadi. Ini adalah dokumen konkret yang memungkinkan rakyat kita hidup dan menghentikan perang. Itu prioritas, bukan kepribadian atau sikap.