Minyak melakukan pekerjaan Fed secara terbalik. Brent baru saja melonjak melewati $ 96 dan sempat menyentuh $ 100, kurang dari 48 jam setelah IEA menyetujui pelepasan darurat 400 juta barel. Rilis itu dimaksudkan untuk menenangkan harga. Pasar masih memperhitungkan risiko gangguan. Pada minyak $ 100, inflasi menjadi lengket dan garis waktu penurunan suku bunga didorong keluar. Pemasok global teratas yang masih menjangkar arus adalah AS, Arab Saudi, dan Rusia. Bukan nasihat keuangan.